Zaman sekarang ini handphone sudah merupakan suatu hal yang sangat penting untuk kehidupan manusia. Sudah jarang sekali sepertinya kita temui di zaman ini seseorang yang tidak mempunyai handphone. Di era teknologi canggih ini tak hanya orang dewasa saja yang memiliki alat komunikasi ini, anak kecil juga sudah banyak yang memiliki dan bahkan sudah mahir menggunakannya. Banyaknya aplikasi aplikasi dalam handphone ini sehingga membuat betah pemilikinya untuk terus menggenggam dan memainkannya. Dengan handphone kita bisa membuka sosial media, berselfi selfi ria, mendengarkan musik, menonton atau juga hanya sekedar chat dengan teman atau keluarga. Bicara soal chat kadang ketika kita sedang malas chatting dengan seseorang biasanya kita menggunakan 3 hal ini untuk dijadikan alasan kita tidak membalas pesan dari seseorang itu. Ketiga hal itu diantaranya :

  1. Sinyal Jelek

Sinyal atau jaringan jelek sering dijadikan alasan seseorang untuk tidak membalas atau berhenti chatting. Sebagai contoh BBM yang lemot atau delay karena tidak ada jaringan tapi mungkin sebenarnya jaringannya sedang tidak ada gangguan. Hanya saja seseorang itu mungkin sedang malas chatting dengan teman chatnya itu.

  1. Lowbat

Lowbat atau baterai lemah juga sering dijadikan alasan oleh seseorang ketika sudah malas untuk membalas pesan dari seseorang. Sehingga orang ini akan mengatakan kepada teman chatnya itu jika handphone nya kehabisan batrei dan mati. Sehingga seseorang ini tidak bisa membalas kembali pesan temannya itu karena handphone harus di charger dulu.

  1. Ketiduran

Jika saya sudah malas membalas pesan dari teman saya maka “ketiduran” ini saya jadi alasan untuk tidak membalas pesan dari teman saya itu. Ya kadang kita merasa cape jika harus melihat handphone dan chatting terus sehingga mengatakan ketiduran ini bisa menjadi alasan tidak membalas pesan seseorang namun tanpa menyinggung perasaan orang itu karena pesannya tidak cepat dibalas.

Untuk beberapa orang hidup tanpa handphone itu mungkin seperti ada yang kurang. Namun sebaiknya kita memanfaatkan kemajuan teknologi ini dengan sebaik baiknya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *